Pengedar Shabu bersenjata api asal Jombang, diringkus tim Ditresnarkoba Polda Jatim. Pelaku ditangkap di rumahnya, di kawasan Sumberejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Berbekal informasi masyarakat, Subdit 1 Direktorat Narkoba Polda Jatim, melakukan penangkapan terhadap pelaku berinisial KD (33 tahun), warga Jombang. Dari penangkapan pelaku KD polisi menemukan barang bukti 10 bungkus plastik klip berisi narkotikabjenis shabu dengan berat kotor seluruhnya 5,86 gram, dan alat hisapnya. “Barang bukti berupa dua unit senjata api jenis revolver, dan satu unit air softgun jenis FN beserta peluru tajam caliber 38 Milimeter,” tambahnya Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko. Saat konferensi pers di balai wartawan Polda Jatim. Pada Selasa (16/3/2021). Dirreskoba, Kombes Hanny hidayat didampingi wadir akbp aris supriyono Dan Kasubdit 1 Kompol Daniel Marunduri, mengatakan. Motif Pelaku KD disinyalir sebagai pengedar/penjual narkotika jenis narkotika jenis Shabu dan pemilik senpi rakitan. “Dari hasil pengakuan tersangka KD, senjata api tersebut didapatkan dari tersangka (UC) warga Mojokerto. Selanjutnya polisi terus melakukan pengembangan terhadap DPO berinisial MAS sebagai pemilik Shabu,” jelasnya. Akibat ulahnya, tersangka dijerat pasal Pasal 114 Ayat (1) dan/atau Pasal 112 Ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun hukuman penjara. Pasal 114 ayat (1) dan/atau pasal 112 ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika ancaman hukuman minimal 4 tahun maksimal 20 tahun hukuman penjara. Pasal 1 ayat (1) UU Darurat No.12 tahun 1951 dihukum dengan hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya.
JAKARTA— Sebagai tindaklanjut 100 hari program prioritas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Divisi Humas Polri menggelar pelatihan konten kreatif bagi personel Humas di seluruh Indonesia. Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono dalam keterangan tertulisnya mengatakan pelatihan yang menggandeng LKBN Antara ini diharapkan agar seluruh personel Humas Polri mampu menyiapkan, mengolah dan menyajikan konten informasi yang kreatif. “Sehingga Kamtibmas dapat dibangun melalui edukasi dan sosialisasi seputar hukum yang dikemas secara menarik dalam setiap koten media sosial resmi milik Polri,” kata Raden Argo,Senin (15/3/21). Lebih lanjut Raden Argo menjelaskan Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, dituntut untuk selalu beradaptasi di era media sosial seperti sekarang ini. Untuk itu Polri terus berupaya menghindari segala bentuk persoalan sosial seperti postingan yang memicu kontradiksi di tengah masyarakat seperti fitnah, ujaran kebencian serta hoax. Banyaknya pengguna media sosial seperti, Tiktok, Instagram, TV streaming dan Youtube menjadi satu tugas Polri untuk memastikan seluruh konten informasi yang beredar tidak negatif. Menurut Raden Argo, konten yang beredar di platform tersebut lebih mudah viral, dan dipercaya penggunanya. “Jika konten yang viral adalah informasi yang baik maka akan berkontribusi bagi Kamtibmas, jika sebaliknya tentu akan menambah beban kerja Polri di lapangan,” tutur Raden Argo. Kadiv Humas Polri juga menambahkan kesiapan personel yang dapat menyiapkan, mengolah dan menyajikan konten informasi yang kreatif dipandang sangat perlu guna mempenetrasi dengan informasi-informasi positif melalui media sosial maupun media konvensional. “Kemajuan teknologi perlu diimbangi dengan pemahaman mendalam seputar jati diri Polri dan kemampuan teknologi informasi,” pungkas Perwira Tinggi Polisi kelahiran Sleman Jogyakarta ini.(*).
Warga di Desa Sengonagung, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan digegerkan dengan penemuan bayi perempuan, Kamis (11/3) pagi. Bayi diduga merupakan hasil hubungan gelap. Sehingga orang tua yang melahirkan memilih untuk membuangnya. Lokasi pembuangan dilakukan di parit pinggir sawah. Sehingga tidak ada yang tahu. Bayi ditemukan oleh seorang petani bernama Supini. Sayangnya saat ditemukan sudah tidak lagi dalam kondisi bernyawa. “Bayi dibungkus dengan kresek warna hitam, masih lengkap dengan ari-arinya. Diperkirakan baru dilahirkan beberapa jam sebelumnya,” terang Kapolsek Purwosari AKP Safiudin. Kini kasus sedang ditangani pihak kepolisian. Petugas kepolisian masih menyelidiki siapa bayi orang tua tersebut. Selain itu petugas di lapangan juga sudah meminta keterangan beberapa orang saksi yang mengetahui. Setelah itu memberikan garis police line di sana.
Purwosari – Mengantisipasi peningkatan kegiatan masyarakat pada Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1442 H maka Kapolsek Purwosari AKP Safiudin, S.Pd. mengapelkan seluruh anggotanya sebagai bentuk kesiapsiagaan, pada hari Kamis 11/3/2021. Personel Polsek Purwosari yang hadir mulai Wakapolsek Iptu Mastuki, S.H., para Kasi, para Kanit bersama anggota. Yang menjadi perhatian antisipasi pengamanan kegiatan kali ini yaitu pelaksanaan Isra Mi’raj yang dilaksanakan oleh masyarakat wilayah Purwosari, pelaksanaan pengecekan Kampung Tangguh dan PPKM Mikro, antisipasi daerah rawan bencana, pengecekan pasien Covid-19 yang ada di daerah binaan para Bhabinkamtibmas, pengecekan tempat wisata antara lain Saygon Water Park Pucangsari dan Kebun Pak Budi Sekarmojo serta tempat-tempat lain yang rawan menimbulkan kerumunan. Di masa libur panjang Polsek Purwosari bersama instansi terkait melakukan upaya-upaya mencegah penularan Covid-19 dengan konsisten menjalankan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 dan Perbub Pasuruan Nomor 52 tentang penegakan dan pendisiplin wajib memakai masker. Diharapkan agar warga masyarakat dapat mematuhi Inpres dan Perbup tersebut, menggunakan masker dalam kegiatan sehari-hari. Patuh terhadap protokol kesehatan, cuci tangan, jaga jarak, mengurangi mobilitas dan lain-lain. Jaga kesehatan dan konsumsi vitamin seperti probiotik untuk meningkatkan sistem imun atau kekebalan tubuh. Menitipkan pesan kepada masyarakat, karena saat ini musim penghujan dan cuaca ekstrem agar berhati-hati di daerahnya yang rawan banjir, tanah longsor, maupun pohon tumbang dan angin puting beliung.
JAKARTA– Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan kuliah umum kebangsaan yang digelar oleh Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni) Pascasarjana sekolah kajian strategik dan Global di Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Rabu (10/3/2021). Kapolri memaparkan bagaimana peran Polri dalam rangka meningkatkan kerukunan hidup berbangsa dan penegakan hukum yang presisi untuk mewujudkan Indonesia maju. “Tantangan saat ini adalah tantangan polarisasi yang masih ada barier (hambatan) saat Pilkada dan Pilpres, belum move on untuk bersatu membangun bangsa ini,” kata Sigit mengingatkan. Untuk itu, sambung Listyo, Polri ingin mengambil peran dalam menangani persoalan tersebut dengan mengarusutamakan moderasi beragama. Moderasi beragama di Indonesia saat ini penting dilakukan didasarkan fakta bahwa Indonesia adalah bangsa yang sangat majemuk dengan berbagai macam suku, bahasa, budaya dan agama. Disamping itu, merubah mindset Polsek di seluruh Indonesia sebagai basis problem solving. “Dan juga memberikan ruang dalam UU ITE untuk diberikan mediasi,” tanda Kapolri. Disisi lain, Kapolri mengajak Alumni UI untuk melihat peluang bonus demografi di Indonesia agar dapat memicu pertumbuhan ekonomi dan pembangunan juga kesejahteraan demi kemakmuran masyarakat bisa meningkat salah satunya dengan merawat khebinekaan. “Juga diperlukan upaya secara bersama-sama melakukan pencegahan Covid-19 agar berdampak kepada perekonomian yang semakin baik,” tandas Listyo. Dalam kuliah umum ini, Kapolri didampingi oleh Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, Kadiv Humas Irjen Argo Yuwono dan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.
TANGERANG- Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membuka rapat kerja teknis (rakernis) fungsi lalu lintas (lantas) tahun 2021 di Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (10/3/2021). Dalam arahannya, Jenderal Sigit mengapresiasi jajaran lantas atas kerja keras dan pengabdian dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) di tengah pandemi Covid-19. “Diibaratkan film marvel bahwa polantas seperti manusia baja karena dalam situasi apapun, hujan, panas, gelap, bencana selalu hadir,” kata Listyo. Mantan Kabarerskrim Polri ini menyebut polisi lalu lintas (polantas) merupakan perwakilan Polri yang selalu berada di garis depan dalam melayani masyarakat. “Tentunya ada risiko yang melekat. Kegiatan positif akan berdampak positif organisasi polri dan sebaliknya. Maka harus kita jaga perform dengan baik dan prima,” ucapnya. Tak lupa, jenderal bintang empat ini meminta jajaran Polantas harus mampu melakukan transformasi yang presisi, baik dalam organisasi, operasional, pelayanan publik dan pengawasan. Selain itu, jajaran Polantas diminta memanfaatkan teknologi agar pelayanan ke masyarakat bisa maksimal. “Saya minta kepada lantas mempunyai performance yang bagus dan hal-hal yang berisiko diganti dengan teknologi, dan tugas difokuskan pada pengaturan lantas, mengurai kemacetan,” ucapnya. Lebih lanjut, mantan Kapolda Banten ini mengatakan, jajaran Polantas harus memikirkan bagaimana memberikan pelayanan masyarakat, tanpa kehadiran masyarakat. Salah satu contohnya yakni bagaimana pembuatan pelayanan SIM ke depan bisa melaksanakan ujian sim dengan aplikasi. “Baru praktik ke gerai-gerai yang telah disiapkan. Mungkin dikasih gerai simulasi praktik SIM,” katanya.
MALANG KOTA,- Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam FMN (Front Mahasiswa Nasional) bersama dengan Aliansi Gerakan Perempuan Bersama Rakyat (GEMPUR), elemen AMP, Free West Papua. Senin (8/3/2021) pagi, sekira pukul 09.00 WIB. Menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD/ Balai Kota Malang. Dalam rangka memperingati hari Perempuan Internasional. Dalam aksinya, selain membentangkan poster dan spanduk. Puluhan massa aksi ini juga melakukan orasi. Saat melakukan orasi, mereka menyatakan beberapa sikap yang ditujukan kepada Pemerintah Pusat maupun daerah. Diantaranya, hancurkan kapitalisme, sah kan RUU PKS & wujudkan kesejahteraan sosial berbasis gender, lawan dan hancurkan Seksisme dan kapitalisme sahkan RUU PKS/penghapusan kekerasan seksual sekarang juga rebut hak buruh perempuan yang dirampas tirani. Selain itu juga, Tolak otsus jilid 2 solusinya referendum bagi West Papua, Tarik militer Indonesia dari seluruh tanah papua. Kitong minta merdeka bukan minta otsus, Stop the coup end military dictatorship, Berikan ruang aman bagi perempuan Papua. Selain melakukan orasi, para pendemo ini juga membagikan selebaran kepada pengguna jalan yang lewat sekitar stadion Gajayana Malang. Sekira pukul 09.30 WIB, petugas dari Polres dan Satpol-PP Pemkot Malang memberikan himbauan kepada para pendemo agar aksinya dihentikan karena tidak mengantongi izin. Terlebih lagi saat ini masih di massa Pandemi Covid-19, serta pemberlakuan PPKM skala Mikro. Dalam melakukan pengamanan, Kapolres Kota Malang, Kombes Pol Dr. Leonardus Simarmata dan Dandim 0833/Kota Malang langsung turun ke lapangan sendiri. Kapolres Kota Malang menghimbau, agar massa aksi segera membubarkan diri karena saat ini masih Pandemi Covid-19. Selain itu, aksi yang dilakukan oleh mahasiswa bersama gabungan elemen masyarakat lain, tidak mengantongi izin dari kepolisian. “Selain itu, aksi yang dilakukan ini tidak sesuai dengan peringatan “Women Day”. Dan mengganggu aktifitas masyarakat yang lain. Apalagi saat ini masih di massa Pandemi Covid-19 dan penerapan PPKM Mikro,” jelas Kombes Pol Leonardus Simarmata, Senin (8/3/2021) siang. “Karena tidak diindahkan peringatan kami oleh pendemo, terpaksa membubarkan aksi tersebut. Karena kita sudah beri kesempatan untuk menyampaikan aspirasi mereka,” tambah Kapolres. Para pendemo ini akhirnya dimasukkan ke dalam truk untuk dikembalikan ke titik awal. Namun ditengah perjalanan, pendemo yang diangkut oleh truk justru melakukan pengerusakan dengan cara menendang kaca bagian belakang truk. Sehingga para pendemo dibawa ke Mapolresta Malang untuk dilakukan pemeriksaan. “Saat kita angkut menggunakan truk, mereka justru melakukan pengerusakan dengan menendang kaca truk. Sehingga kami bawa ke Mako untuk dilakukan pemeriksaan,” pungkasnya.
JAKARTA – Sebanyak 2.282 Purnawirawan Polri atau pensiunan polisi lintas angkatan mengikuti vaksinasi Covid-19 atau virus corona yang digelar Mabes Polri di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Senin (8/3/2021). Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang turut hadir diacara tersebut mengatakan, program vaksinasi untuk Purnawirawan Polri ini merupakan wujud kecintaan kepada senior yang telah berjuang untuk memajukan Korps Bhayangkara pada masanya. Apalagi, kata Sigit, pihak senior sampai saat ini masih terus memberikan masukan dan dukungannya kepada junior-junior yang masih aktif bertugas sebagai aparat penegak hukum. “Banyak masukan dari senior mantan Kapolri dan supportnya sehingga persiapan proper test sampai pelantikan dapat dilaksankan dengan baik. Kami berjanji tetap menjaga institusi Tri Brata,” kata Sigit dalam sambutannya. Menurut dia, program vaksinasi ini merupakan bagian dari memutus mata rantai virus corona terutama dari mereka yang berada di garis terdepan menekan penyebaran Covid-19 dan kelompok lanjut usia (lansia). “Dalam waktu yang singkat paguyuban angkatan bisa mendatakan sesuai dengan KTP untuk melaksanakan vaksinasi yang telah dibagi per angkatan,” ungkap mantan Kepala Bareskrim Polri itu. Jenderal bintang empat itu berharap dengan pelaksanaan vaksinasi massal ini, angka penyebaran Covid-19 di Indonesia terus menurun. Apalagi, dewasa ini, Pemerintah sedang menerapkan PPKM berbasis Mikro. Sejak diberlakukan PSBB hingga PPKM, menurut Sigit, Polri terus berada di garis terdepan untuk membantu menekan angka penyebaran virus corona. “Polri sudah menyiapkan tenaga Tracer dan 11 ribu tenaga vaksinator dan mempersiapkan Batalyon khusus untuk vaksinasi. Tempat yang sering terjadi interaksi seperti pasar juga dikerjakan, diharapkan muncul imunity atau kekebalan tubuh. Harapan perhari 1 juta sementara baru 3-4 ratus ribu,” ucap mantan Kapolda Banten itu. Dengan upaya dan kerja keras ini, Sigit menyebut, harapan pemerintah untuk menumbuhkan perekonomian di Indonesia akan semakin bisa terwujud. Sebab itu, vaksinasi menjadi salah satu kunci mewujudkan cita-cita itu. “Varian baru ada tentang Covid, manakala Covid ada disekitar kita, kami memiliki kekebalan tubuh setelah dilakukan vaksin,” tutur Sigit. Ketua Umum PP Polri Jenderal (Purn) Bambang Hendarso Danuri mengatakan, vaksinasi hari ini diikuti 2.282 peserta yang umumnya pasangan suami istri di atas 60 tahun dan juga dari berbagai angkatan dan kesatuan. “Ini merupakan bentuk kecintaan yunior kepada senior untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Kita berharap semakin banyak yang ikut program ini,” kata Bambang. Dalam vaksinasi tersebut turut dihadiri oleh mantan Kapolri Jenderal (Purn) Timur Pradopo, Jenderal (Purn) Chairuddin Ismail, mantan Wakapolri Komjen (Purn) Makbul Padmanegara dan Jenderal (Purn) Bambang Hendarso Danuri sebagai Ketua Umum Persatuan Purnawirawan (PP) Polri dan Sekjen Irjen (Purn) Sunarko.
SURABAYA, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) tahun 2021 di Kota Surabaya. UKW ini diikuti oleh para pekerja media, khususnya jurnalis televisi yang bekerja di wilayah Jawa Timur. Uji kompetensi wartawan dihadiri oleh Prof. M. Nuh dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko. Sebelum dilaksanakan, Prof, M. Nuh memberikan sambutan serta arahan bagaimana pentingnya peran media massa disaat Pandemi Covid-19 saat ini dalam mencerdaskan bangsa. “Peran media massa itu sangat penting untuk mencerdaskan bangsa. Apalagi saat ini masih di massa Pandemi Covid-19,” jelas Prof. M, Nuh, selaku Ketua Dewan Pers, disela sela memberikan pengarahan di depan peserta UKW, Senin (8/3/2021) siang. Sementara itu Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko saat memberikan sambutan mengatakan, Polri siap mendukung program kompetensi jurnalistik. “Kami sangat mendukung kegiatan uji kompetensi ini dan semoga bisa berjalan lancar, serta seluruh peserta lulus dengan nilai yang memuaskan,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko. Kombes Gatot menambahkan, peran media sangat membantu tugas Polri dalam melakukan upaya sosialisasi ke masyarakat,terlebih saat ini masih Covid-19. Selain itu, kata Kombes Gatot media juga harus memberikan berita atau pun informasi yang benar kepada masyarakat dan bukan berita bohong (hoax). “Saya berharap, media menyajikan berita-berita yang faktual dan mendidik,”pungkas Kombes Gatot.(*)
Warga Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan geger pada Minggu (7/3) pagi. Warga di sana mencium aroma tak sedap dari rumah Dicky Niki Yuluw (74). Bau tersebut rupanya datang dari jasad sang pemilik rumah yang tergeletak di halaman belakang. Menurut saksi mata bau sudah tercium sejak Sabtu pagi (6/3) “Sebetulnya sudah tercium sejak Sabtu pagi. Hanya saja baunya semakin menyengat mulai tadi malam,” ujar saksi warga bernama Yonas. Yonas yang mencium bau tak sedap mulai curiga. Sebab, dirinya tak pernah mendapati Dicky keluar rumah. Terakhir ia mengetahui Dicky beraktivitas pada Jumat (5/3) siang. Selanjutnya dia putuskan melihat ke rumah Dicky. Ia kaget ketika melihat posisi lakek asli Dusun Besongol, Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan itu sudah tergeletak. Posisi Dicky tertelungkup. Memakai kaos panjang warna kuning dengan gayung mandi di sampingnya. Penemuan itu sontak ia laporkan ke warga lain dan perangkat desa. Sebagian menghubungi keluarga Dicky, sebagian lagi memanggil anggota Polsek Pandaan. Personel Polsek Pandaan yang datang ke lokasi segera membawa Dicky ke RS Pusdik Brimob, Watukosek. Beberapa warga yang lain kemudian menyemprot area sekitar dengan cairan disinfektan. Terpisah, Kapolsek Pandaan, Kompol Marwan Ishery menyatakan dari tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kuat dugaan, korban meninggal karena sakit yang dideritanya. “Di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban diduga meninggal karena sakit yang dideritanya, yakni jantung, diabetes dan darah tinggi,” tutup Marwan.