PANGLIMA TNI DAN KAPOLRI TINJAU LANGSUNG PELAKSANAAN VAKSINASI PRAJURIT TNI-POLRI DI POLDA KEPRI

Sebanyak 1.000 Prajurit TNI – Polri di wilayah Provinsi Kepri menjalani Vaksin Covid – 19 pada, Kegiatan Vaksinasi dilaksanakan di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, yang disaksikan langsung oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, SIP dan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., disamping melakukan peninjauan Vaksinasi Panglima TNI dan Kapolri juga memberikan pengarahan kepada sejumlah pejabat TNI dan Polri diwilayah Provinsi Kepri. Jumat (5/3/2021).
Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.I.K., M.Si., mengatakan “Vaksin Covid – 19 diberikan kepada 500 Personil Polri dan 500 Prajurit TNI pada hari ini di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, sebelum mendapat suntikan vaksin Covid-19, anggota harus menjalani pemeriksaan awal, termasuk pengecekan suhu dan tekanan darah. Disamping melakukan peninjauan Vaksinasi terhadap anggota, Bapak Panglima TNI dan Bapak Kapolri juga memberikan pengarahan kepada sejumlah pejabat TNI dan Polri diwilayah Provinsi Kepri”. Tutur Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.I.K., M.Si.
“Sebelumnya pada kamis tanggal 4 Maret 2021, seluruh pejabat utama Polda Kepri, para perwira, dan Personil Polda Kepri telah menerima suntik Vaksin dan pada hari ini merupakan tindak lanjut Vaksinasi terhadap anggota TNI-Polri yang belum melaksanakan. “Suntikan vaksin ini hanya diberikan kepada seluruh anggota yang menurut hasil pemeriksaan kesehatannya layak untuk menjalani vaksinasi Covid-19”. Jelas Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.I.K., M.Si.
“Walaupun nantinya telah menerima Vaksin, Kami tegaskan kembali kepada seluruh anggota agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan”. Tutup Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.I.K., M.Si

10 Satker Dapatkan WBK dan WBBM, Wakapolda Jatim  : Beri Apresiasi Kepada Kasatker dan Anggota Jajaran

SURABAYA – Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol. Drs. Slamet Hadi Supraptoyo, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim  melaksanakan penandatanganan pakta Integritas kepada 10 Satuan Kerja (Satker) di Gedung Rupatama, Mapolda Jawa Timur,Jumat (5/3/21) pagi.
Kegiatan ini adalah Pencanangan menuju zona integritas menuju WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani).
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, melalui Wakapolda Jatim Brigjen Pol. Drs. Slamet Hadi Supraptoyo menyatakan, bahwa pada hari ini sebanyak 10 Satuan Kerja (Satker) Polda Jatim mendapatkan WBK dan WBBM.
Ada 10 Satuan Kerja (Satker) yang mendapatkan antara lain, Satker Itwasda, Satker Rorena, Satker Irwasda, Satker Biro SDM, Satker Disreskrimum, Satker Ditreskrimsus, Satker Dirbinmas, Satker Bidkum, Satker Bid propam, Satker SPN dan Satker RS Bhayangkara Samsoeri Mertojoso.
“Hari ini ada 10 satker Polda Jatim yang mendapatkan WBK dan WBBM,” kata Wakapolda Jatim, saat memberikan sambutan, Jumat (5/3/21) pagi.
Pencanangan pembangunan zona integritas ini, untuk menguatkan komitmen guna mendukung pemerintah mewujudkan Good Goverman yang bersih dari korupsi dan birokrasi.
Bersih sebagai wujud perbaikan pelayanan kepada publik sebagai salah satu wujud pelaksanaan program prioritas Kapolri yang Presisi.
“Pencanangan ini guna mendukung program pemerintah dalam mewujudkan perbaikan pelayanan kepada publik,serta pelaksanaan program prioritas Kapolri yang presisi,” tambah Wakapolda Jatim.
Untuk diketahui pada tahun 2021 ada 10 satker jajaran Polda Jatim mendapatkan predikat WBK dari Kemenpan RI.
Sedangkan pada tahun 2020 lalu, Polda Jatim sudah mendapatkan 10 Satker yang mendapatkan WBBN dan 15 Satker mendapatkan WBK.
Diantara yang mendapatkan predikat tersebut yakni Direktorat Lalu lintas, sehingga sampai saat ini sudah ada 23 satker yang sudah mendapatkan WBK dan WBBM.
“Pada tahun lalu ada 23 satker yang mendapatkan prerikat WBK dan WBBM,dan tahun ini (2021), ada 10 satker lagi yang mendapatkan predikat WBK dan WBBM,” jelas Wakapolda Jatim.
Dipenghujung sambutannya, Wakapolda Jatim menyampaikan rasa bangga dan memberikan apresiasi kepada para kasatker dan anggota yang telah memberikan komitmen,serta jerih payah membangun kinerja yang lebih baik. (*)

Kapolri Resmikan Kampung Tangguh dan Aplikasi Polisi Dulur Kito di PalembangKunker ke Palembang

JAKARTA- Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan serangkaian kegiatan dalam kunjungannya ke Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (4/3/21).
Selain meresmikan Kampung Tangguh Mang Pedeka di Komplek Pakri Palembang,
Kapolri juga meresmikan Rehabilitasi Masjid Assa’adah Polda Sumsel dan groundbreaking pembangunan masjid Al-Aman di Komplek Pakri Palembang.
Pada kesempatan yang sama,Kapolri juga melaunching aplikasi Polisi Dulur Kito (Dedikasi, Unggul, Legal, Jujur, Kerjasama, Inovatif, Tegas dan Obyektif).
Kapolri mengapresiasi aplikasi yang dibangun oleh Polda Sumsel yang sejalan dan senafas dengan programnya yakni transformasi menuju Polri yang Presisi.
“Adanya aplikasi Polda Sumsel dalam pelayanan publik diharapkan masyarakat dapat dengan mudah mendapat pelayanan Kepolisian,” kata Kapolri Listyo Sigit dalam keterangan tertulis.
Terkait Kampung Tangguh Mang Pedeka, lokasinya memanfaatkan lahan kosong berupa tempat pembuangan sampah yang berada di kompolek perumahan Pakri.
Dari situ, kemudian dilanjutkan dengan pembuatan kolam-kolam ikan yang diprakarsai dengan pembuatan kolam balam untuk ikan dan juga dibuatkan kebun sayur mayur yang berada diantara kolam-kolam ikan tersebut.
Kampung Tangguh Mang Pedeka juga dilengkapi dengan pembuatan Posyandu dan posko penanggulan Covid yang beranggotakan Bhabinkamtibmas, Babinsa dan perangkat kesehatan yang dilengkapi dengan APD dan lainnya untuk pendukung posko Covid-19.
Kapolri berharap dengan adanya Kampung Tangguh Mang Pedeka ini bisa menekan laju penularan Covid-19 sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo.
“Yakni menghilangkan wilayah yang zona merah menjadi kuning atau oranye, serta melakukan penerapan 3 M dan 3 T,” tandas Listyo. 
Dalam kesempatan itu, Kapolri juga memberikan penghargaan dan apresiasi atas dedikasi personel Polda Sumsel Bripka Chandra berupa tiket sekolah Perwira atau SIP. 
Anggota dari Direktorat Polisi Air dan Udara Polda Sumsel itu dinilai telah bekerja melampaui tugas yakni menjadi pengajar di Sekolah Dasar (SD) Negeri Kepayang, Kabupaten Musi Banyuasin.(*)

Ini Sederet Tugas Para Kapolda Baru dari Kapolri

JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan upacara serah terima jabatan dan kenaikan pangkat perwira tinggi (pati) di lingkungan Mabes Polri dan beberapa Kapolda. Upacara dilakukan di Rupatama Mabes Polri pada hari ini, Kamis, 4 Maret 2021. Sebanyak 19 pati Polri melakukan serah terima jabatan dan mendapatkan kenaikan pangkat.
Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan beberapa pesan kepada pejabat baru yang dilantik, terutama masalah pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia.
Dia mengatakan, para pejabat baru yang dilantik terutama Kapolda yang melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
“Pejabat baru agar melaksanakan PPKM mikro bagi yang masuk dalam 7 Polda, sedangkan yang lain melaksanakan kegiatan imbangan,” kata Listyo.
Jenderal bintang empat itu mengingatkan munculnya varian Covid-19 baru yang sangat cepat penyebarannya. Untuk itu, Sigit meminta jajarannya untuk mengantisipasi.
Mantan Kapolda Banten ini juga meminta jajarannya untuk cepat melakukan 3T yaitu testing, tracing dan treatment. Pastikan anggotanya agar melaksanakannya dengan baik.
“Berikan reward bagi anggota yang telah melakukan zona merah menjadi zona hijau,” katanya.
Koordinasi penanganan Covid-19 dengan unsur forkopimda, kata Sigit, juga sangat penting dilakukan agar kasusnya dapat menurun.
Mantan Kabarareskrim Polri juga meminta agar jajarannya selalu mengawal program vaksinasi nasional yang saat ini sedang berlangsung.
Selain program penanganan Covid-19, Sigit juga memerintahkan jajarannya membantu pemerintah mengawal program pemulihan ekonomi nasional yang terdampak pandemi.
“Laksanakan, pengawasan dan pendampingan program dari pemerintah seperti UMKM. Proyek padat karya oleh pemerintah pusat maupun daerah berikan pendampingan agar dikawal,” katanya.
Anggota Polri, lanjut Sigit, diminta mendengar keluhan masyarakat yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan memberikan solusi agar mempercepat pemulihan ekonomi nasional.
“Semoga perkembangan ekonomi bisa kembali normal maka perlu pendampingan dengan baik,” katanya.
Terakhir, dia mengingatkan jajarannya soal penanganan perkara dengan mengedepankan restorativ justice, agar rasa keadilan dirasakan dan diawasi pelaksanaan agar tidak terjadi penyelewengan.
“Lalu tentang mafia tanah seperti pengembangan perkebunan dan lain-lain mohon jadi perhatian,” katanya.
Berikut daftar perwira tinggi Mabes Polri dan Kapolda yang melakukan serah terima jabatan dan mendapatkan kenaikan pangkat:
PEJABAT YANG SERAH TERIMA JABATAN:
 
KOORSAHLI KAPOLRI LAMA/ KAPOLDA SULUT BARU: IRJEN POL Drs. NANA SUJANA, M.M
KOORSAHLI KAPOLRI BARU/ KAPOLDA SUMUT LAMA: IRJEN POL Drs. MARTUANI SORMIN, M.Si
KAPOLDA SULUT LAMA/
KAPOLDA SUMUT BARU:
IRJEN POL Drs. R. Z. PANCA PUTRA S., M.Si.
KAPOLDA LAMPUNG LAMA:
IRJEN POL Drs. PURWADI ARIANTO, M.Si.
 
KAPOLDA LAMPUNG BARU:
IRJEN POL Drs. HENDRO SUGIATNO, M.M.
KAPOLDA PAPUA LAMA:
IRJEN POL Drs. PAULUS WATERPAUW
KAPOLDA PAPUA BARU:
BRIGJEN POL MATHIUS D. FAKHIRI, S.I.K.
 
PEJABAT YANG NAIK PANGKAT DARI IRJEN POL KE KOMJEN POL:
 
KOMJEN POL Drs. PAULUS WATERPAUW.
 
 
PEJABAT YANG NAIK PANGKAT DARI BRIGJEN POL KE IRJEN POL:
 
IRJEN POL MATHIUS D. FAKHIRI, S.I.K.
 
IRJEN POL Drs. SYAHARDIANTONO, M.Si.
 
IRJEN POL Drs. SURYANBODO ASMORO, M.M.
 
 4. IRJEN POL MOH. ABDUL KADIR, M.Si.
 
PEJABAT YANG NAIK PANGKAT DARI KOMBES POL KE BRIGJEN POL:
 
BRIGJEN POL Dr. EKO RUDI SUDARTO, S.I.K., M.Si.
 
BRIGJEN POL PIPIT RISMANTO, S.I.K.
 
BRIGJEN POL M. MUSTAQIM, S.I.K.
 
BRIGJEN POL dr. HARIYANTO, Sp.PD.
 
BRIGJEN POL Drs. AHMAD ALWI, M.M.
BRIGJEN POL RUDI HARTONO, S.H., S.I.K.
BRIGJEN POL SAMUDI, S.I.K., M.H.Ini Sederet Tugas Para Kapolda Baru dari Kapolri
JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan upacara serah terima jabatan dan kenaikan pangkat perwira tinggi (pati) di lingkungan Mabes Polri dan beberapa Kapolda. Upacara dilakukan di Rupatama Mabes Polri pada hari ini, Kamis, 4 Maret 2021. Sebanyak 19 pati Polri melakukan serah terima jabatan dan mendapatkan kenaikan pangkat.
Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan beberapa pesan kepada pejabat baru yang dilantik, terutama masalah pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia.
Dia mengatakan, para pejabat baru yang dilantik terutama Kapolda yang melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
“Pejabat baru agar melaksanakan PPKM mikro bagi yang masuk dalam 7 Polda, sedangkan yang lain melaksanakan kegiatan imbangan,” kata Listyo.
Jenderal bintang empat itu mengingatkan munculnya varian Covid-19 baru yang sangat cepat penyebarannya. Untuk itu, Sigit meminta jajarannya untuk mengantisipasi.
Mantan Kapolda Banten ini juga meminta jajarannya untuk cepat melakukan 3T yaitu testing, tracing dan treatment. Pastikan anggotanya agar melaksanakannya dengan baik.
“Berikan reward bagi anggota yang telah melakukan zona merah menjadi zona hijau,” katanya.
Koordinasi penanganan Covid-19 dengan unsur forkopimda, kata Sigit, juga sangat penting dilakukan agar kasusnya dapat menurun.
Mantan Kabarareskrim Polri juga meminta agar jajarannya selalu mengawal program vaksinasi nasional yang saat ini sedang berlangsung.
Selain program penanganan Covid-19, Sigit juga memerintahkan jajarannya membantu pemerintah mengawal program pemulihan ekonomi nasional yang terdampak pandemi.
“Laksanakan, pengawasan dan pendampingan program dari pemerintah seperti UMKM. Proyek padat karya oleh pemerintah pusat maupun daerah berikan pendampingan agar dikawal,” katanya.
Anggota Polri, lanjut Sigit, diminta mendengar keluhan masyarakat yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan memberikan solusi agar mempercepat pemulihan ekonomi nasional.
“Semoga perkembangan ekonomi bisa kembali normal maka perlu pendampingan dengan baik,” katanya.
Terakhir, dia mengingatkan jajarannya soal penanganan perkara dengan mengedepankan restorativ justice, agar rasa keadilan dirasakan dan diawasi pelaksanaan agar tidak terjadi penyelewengan.
“Lalu tentang mafia tanah seperti pengembangan perkebunan dan lain-lain mohon jadi perhatian,” katanya.
Berikut daftar perwira tinggi Mabes Polri dan Kapolda yang melakukan serah terima jabatan dan mendapatkan kenaikan pangkat:
PEJABAT YANG SERAH TERIMA JABATAN:
 
KOORSAHLI KAPOLRI LAMA/ KAPOLDA SULUT BARU: IRJEN POL Drs. NANA SUJANA, M.M
KOORSAHLI KAPOLRI BARU/ KAPOLDA SUMUT LAMA: IRJEN POL Drs. MARTUANI SORMIN, M.Si
KAPOLDA SULUT LAMA/
KAPOLDA SUMUT BARU:
IRJEN POL Drs. R. Z. PANCA PUTRA S., M.Si.
KAPOLDA LAMPUNG LAMA:
IRJEN POL Drs. PURWADI ARIANTO, M.Si.
 
KAPOLDA LAMPUNG BARU:
IRJEN POL Drs. HENDRO SUGIATNO, M.M.
KAPOLDA PAPUA LAMA:
IRJEN POL Drs. PAULUS WATERPAUW
KAPOLDA PAPUA BARU:
BRIGJEN POL MATHIUS D. FAKHIRI, S.I.K.
 
PEJABAT YANG NAIK PANGKAT DARI IRJEN POL KE KOMJEN POL:
 
KOMJEN POL Drs. PAULUS WATERPAUW.
 
 
PEJABAT YANG NAIK PANGKAT DARI BRIGJEN POL KE IRJEN POL:
 
IRJEN POL MATHIUS D. FAKHIRI, S.I.K.
 
IRJEN POL Drs. SYAHARDIANTONO, M.Si.
 
IRJEN POL Drs. SURYANBODO ASMORO, M.M.
 
 4. IRJEN POL MOH. ABDUL KADIR, M.Si.
 
PEJABAT YANG NAIK PANGKAT DARI KOMBES POL KE BRIGJEN POL:
 
BRIGJEN POL Dr. EKO RUDI SUDARTO, S.I.K., M.Si.
 
BRIGJEN POL PIPIT RISMANTO, S.I.K.
 
BRIGJEN POL M. MUSTAQIM, S.I.K.
 
BRIGJEN POL dr. HARIYANTO, Sp.PD.
 
BRIGJEN POL Drs. AHMAD ALWI, M.M.
BRIGJEN POL RUDI HARTONO, S.H., S.I.K.
BRIGJEN POL SAMUDI, S.I.K., M.H.

Polri Hentikan Penyidikan Kasus 6 Laskar FPI

JAKARTA – Bareskrim Polri resmi menghentikan kasus dugaan penyerangan Laskar FPI kepada polisi di Tol Jakarta-Cikampek KM 50.
Dengan begitu, seluruh penyidikan perkara tersebut dan status tersangka pada enam Laskar FPI tersebut sudah tidak berlaku di mata hukum.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menjelaskan, penghentian kasus ini sebagaimana tertuang dalam Pasal 109 KUHP karena tersangka sudah meninggal dunia.
“Kasus penyerangan di Tol Jakarta-Cikampek dihentikan. Dengan begitu, penyidikan serta status tersangka sudah gugur,” kata Argo dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (4/3/2021).
Disisi lain, terkait dengan kasus ini, kata Argo, aparat kepolisian sudah menerbitkan Laporan Polisi (LP) soal dugaan adanya Unlawful Killing di kasus penyerangan Laskar FPI tersebut.
Saat ini, Argo menyebut, ada tiga polisi dari jajaran Polda Metro Jaya yang sudah berstatus terlapor. Hal itu sebagaimana dengan instruksi Kapolri untuk menjalankan rekomendasi dan temuan dari Komnas HAM soal perkara ini.
“Rekomendasi dan temuan Komnas HAM, kami sudah jalankan. Saat ini masih terus berproses,” ujar Argo.

Cek Senpi Anggota, Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq : Jangan Sampai ada Peristiwa Berulang, Merusak Nama Polri

Dalam rangka penguatan pengawasan Polri, Polres Pasuruan Bersama Bidang Profesi Dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Jawa Timur melaksanakan Operasi Gaktiplin yang dipimpin langsung Kasubbid Provost Bid Propam Polda Jatim, AKBP Tulus Juswantoro, S.I.K, dengan didampingi Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K, S.H, M.H di lapangan Mapolres Pasuruan, Kamis (4/3/2021) Pagi.
Upaya ini dilakukan guna mengantisipasi munculnya kasus penyalahgunaan senpi yang dipegang anggota agar tidak berdampak hukum bagi anggota Polres Pasuruan.
Kriteria yang dilakukan anggota Subbid Provost Polda Jatim dalam melakukan pemerikasaan adalah pengecekan kebersihan senpi beserta amunisinya. Dan pengecekan pemeriksaan kelengkapan surat sebagai syarat pemegang Senpi.
Kasubbid Provost Bid Propam Polda Jatim, AKBP Tulus menyampaikan pihaknya melaksanakan gelar penertiban pemegang senjata api anggota Polri. Baik di Satker Polda Jatim maupun jajaran Polres wilayah hukum Polda Jatim.
Kegiatan pengecekan penertiban Senpi ini sudah dilakukan berjalan selama 10 hari. Yang dimulai dari Polda Jatim, Polres Gresik, Polres Lamongan, Polresta Mojokerto dan saat ini di Polres Pasuruan.
“Kegiatan yang kita lakukan di Polres Pasuruan memeriksa pemegang Senpi. Baik dari Polres maupun Polsek jajaran Polres Pasuruan. Dan pelaksanaan ini merupakan penekanan dari bapak kapolda yang diteruskan kepada Kabid untuk melakukan penertiban Senjata Api (Senpi),” ujarnya.
Tujuan adalah agar para aggota pemegang Senpi ini dapat dikontrol. Karena pelanggaran Senpi ada 3 kriteria. Yakni, cek kelengkapan surat senjatanya dimungkinkan mati dan tidak diperpanjang. Cek fisik Senpi dinas, apakah berada ditangan anggota. Dan terakhir singkronisasi data fisik senpi dinas yang keluar dengan Sarpras apakah sesuai dengan daftar keluar dari logistik yang ada di Polres Pasuruan.
Selain dilakukannya pengecekan dan pemeriksaan kondisi secara fisik, juga dilakukan pengecekan secara administrasi. Agar kepemilikan senjata itu jelas dan terinventarisir dengan baik.
“Pemeriksaan yang dilakukan ini guna mengantisipasi penyalahgunaan Senpi oleh anggota. Diharapkan setiap anggota pemegang senpi bisa menggunakannya secara profesional dan sesuai SOP,” imbuh Kasubbid Provost Polda Jatim ini.
Terpisah Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto menekankan kepada anggotanya juga. “Melalui Kabag, Kasat Dan Kapolsek, saya memerintahkan jangan ada pembiaran. Dan kita melakukan pengawasan secara ketat terhadap anggota dan jangan sampai ada peristiwa berulang (Kejadian Di Jakarta) yang merusak nama POLRI,” tegasnya.

Polda Jawa Timur Beri Dukungan Penuh Kegiatan PLN Dalam Peningkatan Ekonomi Masyarakat

SURABAYA, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim menjalin Silaturahmi serta koordinasi dan audiensi dengan PT. PLN Jatim, yang dilaksanakan di Lobby Tribrata lantai 2 Mapolda Jatim, Kamis (4/3/2021) pagi.
Kapolda menyebutkan, bahwa silaturahmi dan audiensi bersama PT. PLN Jatim ini sangat penting dan perlu dilakukan.
Kami Polda Jawa Timur melakukan koordinasi dengan PLN. Tugas polisi menjaga keamanan, ketertiban dan memelihara serta melakukan penindakan hukum agar timbul keamanan dan ketertiban serta menunjang kegiatan ekonomi.
“Kami sudah melakukan koordinasi dengan PLN, koordinasi ini sangat penting guna menunjang berlangsungnya ekonomi masyarakat. Serta menjaga keamanan, ketertiban dan pemeliharaan,” kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, Kamis (4/3/2021) pagi.
Kegiatan PLN ini perlu dukungan semua pihak termasuk dengan dukungan dari masyarakat. Karena kegiatan PLN bisa meningkatan perekonomian bagi masyarakat. Saya berharap, semua bisa sinergi dan saling mendukung satu dengan yang lain.
Sementara itu hadir dalam audiensi tersebut, GM PLN Unit Induk Distribusi Jatim Nyoman S. Astawa, Direktur Utama PJB Gong Matus Hasibuan, GM Unit Induk Pembangunan JBTB 1 & 2 Djarot Hutabri, GM Unit Induk Transmisi JBTB Suroso dan Rodesa Anggarianto Senior Audit Executive JBT
GM PLN Unit Induk Distribusi Jatim Nyoman S. Astawa menyatakan, bahwa audiensi bersama Bapak Kapolda Jatim meminta dukungan penuh terkait dengan kegiatan rutin PLN yang terjadi di lapangan, selain itu juga pengaman aset-aset PLN yang masuk obyek vital nasional.
“Dukungan serta support dari kepolisian (Polda Jatim) sangat penting untuk pengamanan aset PLN yang masuk obyek vital nasional,” ucapnya.

PERSONEL POLSEK PURWOSARI MEGIKUTI VAKSINANSI COVID-19 PERTAMA DI PUSKESMAS PURWOSARI

Purwosari – Seluruh personel Polsek Purwosari mengikuti vaksinasi Covid-19 pertama di Puskesmas Purwosari mulai hari Senin 1 Maret 2021. Sesuai rencana personel Polsek dibagi menjadi tiga gelombang secara bergantian menerima vaksin dari petugas kesehatan.
Terlihat petugas kesehatan sudah standby untuk melayani para penerima vaksin mulai pukul 08.00 WIB. Terdapat beberapa tahap yang harus dilalui oleh para penerima vaksin yaitu melakukan registrasi dengan menunjukkan KTP, kemudian menjawab pertanyaan tentang penyakit yang pernah diderita atau sedang diderita. Setelah tanda tangan formulir pendaftaran peserta langsung menuju meja berikutnya untuk divaksinasi dengan cara injeksi memakai jarum suntik dengan ukuran sangat kecil sehingga tidak terasa sakit.
Peserta yang sudah divaksinasi diwajibkan tidak meninggalkan tempat selama kurang lebih 30 menit untuk observasi. Apabila dinyatakan aman peserta vaksinasi diperbolehkan meninggalkan tempat setelah diberi kartu vaksinasi Covid-19.
Sampai saat ini seluruh personel Polsek Purwosari yang melakukan pendaftaran vaksinasi berhasil mendapatkan vaksin karena semuanya memenuhi syarat yang telah ditentukan.

Hasil Rapid Test Antigen, Tak Ada Warga Positif Covid dalam Kerumunan Jokowi di NTT

JAKARTA – Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka, Edmon Bura mengungkapkan tak ada warga yang terpapar Covid-19 dalam kerumunan kunjungan PresidenJoko Widodo (Jokowi) pada Selasa (23/2) lalu.
Tim Tracing Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka telah melakukan pemeriksaan rapid test antigen kepada 109 warga di lima titik kerumunan Jokowi akhir pekan lalu.

“Untuk hasilnya semua negatif, dan tadi pagi sesuai arahan Pak Bupati untuk lima hari berikut itu dilakukan lagi tesnya. Untuk orang yang sama atau orang yang berbeda itu nanti kami koordinasikan dulu dengan tim tracing,” kata Edmon saat dihubungi Selasa (2/3/2021).

Edmon mengatakan pihaknya telah menggerakkan lima tim di titik-titik yang menjadi lokasi kerumunan. Pertama dimulai dari depan gapura bandara sekitar Hotel Permata Sari sampai SPBU Waioti dengan 18 warga.
Kedua, dari SPBU Waioti sampai Terminal Lokaria sebanyak 24 warga. Ketiga, wilayah Terminal Lokaria sampai dengan Pasar Geliting sebanyak 22 warga. Keempat, Pasar Geliting hingga Waigete-Nangahale sebanyak 22 warga, dan titik terakhir di pertigaan Nangahale hingga Bendungan Napun Gete sebanyak 23 warga.

“Kami interview warga yang disitu, dari spot yang ada, ada beberapa pertanyaan kalau detailnya Satgas ya yang tahu. Kemudian warga ditanya kesediaan diambil sampelnya,” ujarnya.
Selain melakukan tracing, Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka, kata Edmon, juga mempersilahkan warga yang berada di kerumunan untuk mendatangi Puskesmas terdekat. Para warga bisa meminta rapid test antigen secara gratis.
“Tracing tetap dilakukan di puskesmas masing-masing. Nanti ada tambahan pertanyaan, apakah ikut berkerumun atau tidak saat kunjungan presiden,” katanya.
Sebelumnya, kerumunan warga terjadi ketika Jokowi mengunjungi Kabupaten Sikka, NTT, pada Selasa (23/2). Momen kerumunan warga menyambut Jokowi itu terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial.
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin menyampaikan kerumunan saat Jokowi kunjungan kerja ke NTT merupakan bentuk antusiasme warga setempat. Bey menyebut masyarakat sudah menunggu rombongan presiden di pinggir jalan.

Bojonegoro Jadi Tempat TMMD ke-110 di Jawa Timur

BOJONEGORO – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, dan Pangdam V Brawijaya, Mayjend TNI Suharyanto, bersama Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, Selasa (2/3/2021) membuka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 110, Tahun Anggaran 2021, di pendopo Malowopati, Kabupaten Bojonegoro.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bupati Bojonegoro, Forkopimda Kabupaten Bojonegoro, Pejabat Utama Kodam V Brawijaya, dan Pejabat Utama Polda Jatim.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, menyampaikan dengan pendekatan TMMD, kita bisa memecahkan masalah.
“Ini adalah suatu semangat, dan berfikir untuk pasti bisa, tidak mengincar semua harus perfect, tapi harus lebih baik,”ujar Emil.
Sementara, dalam sambutannya Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto memaparkan, hari ini telah dilakukan secara serentak pembukaan TMMD di beberapa wilayah di Jawa Timur, selain di Bojonegoro ada di Bondowoso, Sumenep, dan di Pacitan.
Bojonegoro dianggap tempat yang strategis, disamping anggarannya juga yang paling besar nilai proyeknya, sehingga sebagai penghargaan maka Forkopimda Jatim hadir secara langsung.
Selain itu, TMMD ini biasanya selalu di programkan kerja sama sinergitas, antara TNI, Polri dan Pemerintah Daerah, serta unsur stakeholder terkait di wilayah.
Dulu namanya ABRI Masuk Desa, tapi setelah Polri berpisah, namanya menjadi TMMD, namun sebetulnya pelaksanaannya dilapangan tidak berubah, masih dilaksanakan oleh personil TNI dan personil Polri, serta pemerintah daerah.
“Ini perlu saya sampaikan, jangan sampai kesannya ini seolah – olah adalah program Tentara Nasional Indonesia semata.Pada tahun 1980 itu namanya ABRI masuk desa,” tegasnya.
Lebih lanjut Pangdam V Brawijaya menegaskan, perencanaan TMMD ini dilakukan dari bawah ke atas.
Diharapkan sasaran fisik yang susah dikerjakan oleh pemerintah daerah, karena terpencil dan anggaran terbatas, ini bisa dikerjakan oleh TMMD. (*)
Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai